Cara Sederhana Dan Efektif Agar Anak Mudah Mengerti Materi Matematika Simetri Lipat Dan Sifat

Hingga saat ini masih terdapat perdebatan soal usia yang paling baik untuk mengajari anak belajar membaca. Sebagian berpendapat bahwa mengajarkan membaca sejak usia dini dapat membantunya lebih siap saat masuk sekolah. “Niatnya biar dia lebih disiplin.” Ya, kalimat seperti ini memang sering dikemukakan ketika anak berbuat ulah.

Membuat anak mudah mengerti

Anak dengan orangtua yang ambisius cenderung mengalami depresi saat ia dewasa nanti. Maka dari itu, Anda harus memahami bahwa apa yang Anda pikir dibutuhkan oleh anak bukan berarti hal yang benar-benar ia butuhkan. Kapoor mengatakan Protsahan telah menerima panggilan darurat yang memilukan selama pandemi. Satu panggilan datang dari dua anak kecil yang ayahnya meninggal di rumah sakit dan mereka membutuhkan bantuan untuk mengkremasinya, karena Ibu mereka masih lemah akibat karena wabah.

Hindari juga menyuruh Si Kecil belajar membaca untuk waktu yang cukup lama. Jika Si Kecil memiliki kecepatan belajar yang lebih lambat dibanding saudara atau teman seusianya, Bunda tak usah panik karena tiap anak memang memiliki kecepatan belajar yang berbeda. Agar Si Kecil bisa membaca dengan cepat, Bunda tentu perlu memilih mana cara mengajarkan anak membaca yang lebih efektif. Dari sekian banyak cara yang ada, beberapa cara berikut ini bisa Bunda terapkan untuk Si Kecil di rumah.

Selayaknya menonton movie, gambar atau visual yang disajikan dapat membuat penontonnya lebih mudah menangkap alur cerita. Pilih buku bacaan yang kira-kira ceritanya disukai anak, mulai dari kartun hingga dongeng klasik. Selanjutnya, lanjutkan dengan ejaan akhir huruf konsonan seperti “N-E-N-E-K” atau “M-A-K-A-N” atau “T-I-D-U-R”.

Hal ini dilakukan agar anak mudah ketika hendak membaca buku yang kebanyakan tata bahasanya menggunakan banyak huruf kecil. Cara mengajari anak membaca yang pertama adalah dengan membacakan buku untuknya. Membacakan buku untuk anak secara rutin bisa mempengaruhi jiwa tenang pada anak. Tips ini juga bisa diterapkan oleh orang tua agar anak tidak merasa jenuh terlebih dulu ketika disodorkan dengan banyak tulisan. Berkat pelatihan dan pendampingan yang dilakukan Petrus bersama INOVASI, guru-guru kini bisa membuat Big Book dan mengetahui fungsi dan cara menggunakannya. Mereka juga memahami bahwa media pembelajaran yang menarik dapat menarik minat baca anak dan meningkatkan kemampuan mereka.

Ini adalah kunci sukses dalam membangun rasa percaya diri sang anak. Orang tua harus memasukkan pula waktu jeda atau waktu yang biasa dialokasikan sekolah untuk jadwal mengudap anak alias snack time. Pilihan yang terbaik sebenarnya mengajak anak keluar rumah, namun tidak direkomendasikan saat corona sedang mewabah seperti ini. “Ada banyak cara untuk bersenang-senang tapi juga mendidik anak. Cara ini lebih menarik ketimbang hanya duduk di depan meja dengan buku terbuka,” katanya. Anggota dewan Homeschool Association of California, Jamie Heston, mengatakan ajak anak berdiskusi tentang daftar kegiatan yang mereka bisa lakukan serta pelajari. Ia menyarankan, situasi darurat Covid-19 ini bisa menjadi kesempatan orang tua untuk membangun tempat belajar yang menyenangkan.