Cara Mengatasi Anak Tantrum Gadget

Anak makin sulit membagi waktu untuk belajar dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya karena sibuk bermain gadget. Ketahui bahwa tidak semua aplikasi bisa dimainkan oleh anak sesuka hatinya. Pastikan bahwa penggunaan gadget di masa awalnya hanya untuk kegiatan yang bermanfaat dan edukatif seperti bermain games untuk mengenal angka, huruf, hewan, dan lain sebagainya. Jangan perkenalkan gadget dengan segala sarana hiburan yang bisa membuat anak ketagihan untuk terus bermain. Banyak orangtua yang cenderung protektif terhadap anak sehingga mereka tidak mengizinkan anak untuk bermain di luar rumah atas dasar khawatir.

Cara agar anak tidak kecanduan gadget

Bunda juga perlu memberi batasan seberapa lama Si Kecil dapat bermain gawai. Cara lain yang bisa dilakukan dalam mengatasi kecanduan anak terhadap gadget adalah dengan mengalihkan perhatian. Sebaiknya orang tua jangan buru-buru panik, apalagi mengambil keputusan dengan emosional.

Keseimbangan antara aktivitas fisik dan penggunaan gadget juga perlu diperhatikan agar proses belajar maksimal dan anak tidak menjadi ‘kecanduan’ gadget. Saat tidak menggunakan gadget, ajak buah hati bermain permainan yang melibatkan banyak orang. Anda bisa juga mengajak mereka berolahraga ringan atau membantu membereskan rumah. Hal pertama yang perlu dilakukan orangtua adalah membatasi dan mengontrol penggunaan gadget pada anak.

Peran orangtua pun sangat penting untuk mencegah anak-anak “kecanduan” gadget. Pada dasarnya, setiap hari rata-rata anak menghabiskan waktu bermain sekitar 5 jam. Namun ini tentu harus dinikmati dengan seimbang antara bermain pasif dengan bermain aktif. “Kalau dia menggunakan gadget melebihi dari separuh waktu di luar jam tidurnya, maka harus dilakukan aktivitas yang tidak melibatkan gadget,” ujar Retno.

Karena tidak ada keadaan yang memaksa anak kita untuk melakukan sesuatu, maka timbul perasaan malas dan enggan untuk bergerak karena terbiasa tidak melakukan sesuatu. Orang tua harus memberi pemahaman tanpa membentak atau bicara terlalu keras pada anak. Dengan memberi pengertian yang baik, maka anak paham dan menghindari bermain telepon genggam terlalu lama. Mengisi liburan di rumah dengan menghabiskan waktu bersama keluarga memang mengasyikkan. Pernyataan tersebut akan membuat anak berpikir dua kali setiap kali dia kelewatan janjinya.

Anak-anak tidak disarankan memakai media sosial atau jejaring sosial lain sampai usianya 12 tahun. Pada titik itu, peran orang tua pun sangat diperlukan dalam menanamkan prinsip-prinsip dalam berkomunikasi di web. Penggunaan gadget juga bisa Mama batasi dengan menetapkan tempat bebas gadget di rumah. Misalnya saja saat di ruang makan, ruang keluarga, atau kamar tidur. Itu berarti ruangan-ruangan tersebut tidak diperbolehkan menggunakan gadget. Selain itu, kamu juga harus membiasakan untuk menentukam batas waktu bermain recreation online supaya kondisi kesehatan sang anak tetap terkontrol gaes.